Kulihat gelap
di hadapan
Lalu seolah aku mati dalam dekapan
Sunyi senyap menyelimuti diri
Hilang tak tersadarkan oleh buaian malam
Lalu seolah aku mati dalam dekapan
Sunyi senyap menyelimuti diri
Hilang tak tersadarkan oleh buaian malam
Sejenak
tersadar betapa busuknya sang gulita
Menyembunyikan segunung emas
Demi sesuap nasi yang telah basi
Menyembunyikan segunung emas
Demi sesuap nasi yang telah basi
Gulita tak
punya nyali
Hanya sembunyi dalam bayang mereka malang
Takut akan sinar yang menguak kebenaran
Hanya sembunyi dalam bayang mereka malang
Takut akan sinar yang menguak kebenaran
Mereka berlari
mengumpati terangnya siang
Hingga hilang dalam temaram malam
Berharap mentari lari dan tak datang lagi
Tak peduli dengan mereka yang berjuang
Demi sebuah cahaya penerang
Menunjukkan kebenaran pada semesta alam
Mereka tak takut mati oleh pekat dari sang petang
Hingga hilang dalam temaram malam
Berharap mentari lari dan tak datang lagi
Tak peduli dengan mereka yang berjuang
Demi sebuah cahaya penerang
Menunjukkan kebenaran pada semesta alam
Mereka tak takut mati oleh pekat dari sang petang
Menggenggam
bara api
Walau sadar tangannya telah habis terbakar
Namun mereka masih saja kokoh berdiri
Memegang kebenaran yang hakiki
Menjadi penerang hingga mentari kan datang
Harapan bagi semesta yang telah lama hilang
Para pencari terang
Walau sadar tangannya telah habis terbakar
Namun mereka masih saja kokoh berdiri
Memegang kebenaran yang hakiki
Menjadi penerang hingga mentari kan datang
Harapan bagi semesta yang telah lama hilang
Para pencari terang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar